RKpx 205 : 0 - 0 - 0 - 0 Sistem Reproduksi Wanita: Waspada Inilah 5 Gangguannya!

Waspada Inilah 5 Gangguan Sistem Reproduksi Pada Wanita

sistem-reproduksi-wanita-waspada-inilah-5-gangguannya
Bagikan via Whatsapp!

Rahasia Kesuburan -

Seperti yang Anda tahu, sistem reproduksi pada wanita sendiri hampir seluruhnya berada di bagian panggul. Secara keseluruhan, sebuah organ internal dari sistem reproduksi seorang wanita adalah vagina, saluran telur, dan indung telur.

sistem-reproduksi-pada-wanita

Sementara itu, pada bagian luar dari organ reproduksi wanita ini biasanya disebut dengan vulva. Letak pada bagian ini berada di antara pangkal paha yang meliputi mulut rahim dan bagian lainnya yang berada di dalam tubuh. Berbicara tentang organ reproduksi, tahukah Anda bahwa wanita lebih banyak mengalami gangguan reproduksi dibandingkan dengan pria? Yuk, langsung aja simak apa saja jenis-jenis gangguan sistem reproduksi yang dialami oleh wanita!

1. Gangguan pada Menstruasi

Seperti yang anda ketahui gangguan pada menstruasi terdiri atas amenore primer dan amenore sekunder. Amenore primer adalah tidak ada terjadinya manarkhe (menstruasi) sampai usia 17 tahun dengan tanpa perkembangan seks sekunder. Sedangkan, untuk Amenore sekunder adalah tidak terjadinya menstruasi selama 3–6 bulan atau lebih pada orang yang telah mengalami siklus menstruasi.

2. Kanker Genitalia

Kanker genitalia yang dialami oleh wanita biasanya terjadi pada vagina, serviks, dan ovarium. Hingga, saat ini penyakit Kanker vagina belum diketahui apa penyebabnya, mungkin bisa jadi karena iritasinya yang disebabkan oleh sebuah virus. Pengobatannya dengan cara kemoterapi dan bedah laser. Kanker serviks terjadi bila pertumbuhan sel-sel yang abnormal diseluruh lapisan epitel serviks.

Penanganannya dengan cara pengangkatan uterus, oviduk, ovarium, sepertiga bagian atas vagina dan kelenjar limfa panggul. Kanker ovarium gejalanya belum diketahui dengan jelas apa penyebabnya. Biasanya terdapat berupa rasa pegal pada panggul, perubahan pada fungsi saluran pencernaan, atau mengalami pendarahan vagina abnormal. Untuk penanganannya dapat dilakukan dengan cara kemoterapi dan pembedahan.

Baca juga:  Risiko Anovulasi Terhadap Infertilitas, Benarkah?

3. Endometriosis

Endometriosis adalah keadaan di mana jaringan endometrium terdapat di luar rahim, yakni yang tumbuh di sekitar ovarium, oviduk,  dan jalur di luar rahim. Gejalanya berupa nyeri perut, pinggang terasa sakit, dan nyeri pada saat mengalami menstruasi. Jika, tidak ditangani dengan segera akan menyebabkan sulit terjadinya sebuah proses kehamilan. Penanganannya dapat dengan cara memberi obat-obatan, laparoskopi atau bedah laser.

4. Infeksi Miss V

Seperti yang Anda ketahui gejala infeksi pada vagina berupa keputihan dan timbulnya rasa yang menyebabkan gatal-gatal. Infeksi ini biasanya menyerang wanita pada usia-usia produktif terutama bagi yang sudah menikah. Penyebab utamanya adalah akibat melakukan kegiatan bercinta.

5. Penyimpanan Saluran Telur/Oviduk

Pada kelainan ini merupakan faktor bawaan, tetapi ada juga yang disebabkan karena sebuah infeksi kuman tertentu. saluran oviduk yang sempit akan membuat penis sulit untuk menjangkau bagian dalam saluran tersebut. Sehingga menyebabkan terjadinya sebuah proses pembuahan yang sangat sulit.

Seperti ini lah penjelasan tentang gangguan reproduksi pada wanita. Nah, penting bagi wanita untuk bisa menjaga kebersihan organ intim karena hal tersebut sangat berpengaruh dengan adanya gangguan sistem produksi. Semoga kita bisa terhindar dari penyakit tersebut dan tetap menjaganya agar menjadi lebih sehat ya, Sobat RK!

Comments