"> Samakah Stres Oksidatif dengan Stres Biasa? | Rahasia Kesuburan

Samakah Stres Oksidatif dengan Stres Biasa?

samakah-stres-oksidatif-dengan-stres-biasa
Bagikan via Whatsapp!
Rahasia Kesuburan -

Siapa sih disini yang ngga pernah denger kata stres? Hampir dari semua orang pernah mengalami ini, bahkan pada tingkat yang lebih parah, bisa mengalami depresi. Namun, ada pula nih istilah stres oksidatif. Stres yang satu ini berbeda loh dengan stres biasa. Apa sih sebenarnya stres oksidatif ini? Seberapa bahayakah kondisi ini terhadap kesehatan tubuh kita? Let’s check it out!

Apa sih stres oksidatif itu?

Stres oksidatif merupakan kondisi ketidakseimbangan antara jumlah radikal bebas yang banyak dan antioksidan yang kurang di dalam tubuh. Stres oksidatif erat kaitannya dengan radikal bebas dan antioksidan. Zaman sekarang, kedua istilah ini sangat populer di kalangan masyarakat. Berbagai produk makanan dan kosmetik sudah banyak yang terbuat dari bahan-bahan alam yang mengandung antioksidan atau penambahan komponen antioksidan. Fungsi utamanya tidak lain adalah untuk mencegah terjadinya oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas.

Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil dan bersifat reaktif, sehingga menyerang sel-sel tubuh kita. Apabila senyawa ini menumpuk banyak di dalam tubuh, maka sel-sel tubuh akan rusak. Jika tidak diimbangi dengan antioksidan yang cukup, lama-kelamaan radikal bebas ini akan menimbulkan berbagai penyakit pada seluruh sistem organ tubuh. Kondisi inilah yang menyebabkan tubuh mengalami stres oksidatif.

Seberapa bahayakah stres oksidatif terhadap tubuh kita?

Radikal bebas yang menumpuk di dalam tubuh akan menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh kita. Mengingat sifat radikal bebas adalah tidak stabil dan sangat reaktif, molekul ini akan menstabilkan dirinya dengan mengambil elektron dari sel-sel tubuh. Setelah proses ini terjadi, sel-sel tubuh pun menjadi tidak stabil dan reaktif, dan melakukan hal yang sama kepada sel-sel tubuh lainnya seperti radikal bebas. Akhirnya, sel-sel tubuh kita mengalami kerusakan. Inilah bahayanya jika radikal bebas semakin banyak, maka semakin besar jumlah sel-sel tubuh yang akan rusak.

Kerusakan sel ini diduga berpengaruh pada terganggunya sistem saraf, seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer. Selain itu, banyak penyakit lainnya yang telah dikaitkan dengan kondisi stres oksidatif, seperti:

  • Obesitas
  • Diabetes mellitus
  • Penyakit kardiovaskuler
  • Gangguan reproduksi
  • Tumor dan kanker

samakah-stres-oksidatif-dengan-stres-biasa

Tips mencegah stres oksidatif

Kamu ngga usah khawatir, karena penumpukan radikal bebas ini bisa dicegah, loh. Apa saja sih tips untuk mencegah tubuh dari kondisi stres oksidatif? Yuk, intip disini!

  • Kurangi bahkan hilangkan kebiasaan merokok, serta hindari asap rokok. Nikotin dalam rokok dapat membentuk radikal bebas di tubuh.
  • Sebisa mungkin, hindari tubuh dari paparan sinar UV matahari secara langsung. Sinar UV matahari (pukul 10.00-15.00 WIB) menjadi sumber utama radikal bebas.
  • Kurangi mengonsumsi daging yang diolah dengan cara dibakar, diasap, dan digoreng dengan minyak yang digunakan secara berulang, karena kaya zat karsinogen yang menjadi pemicu terbentuknya radikal bebas.
  • Batasi melakukan aktivitas yang terlalu berat yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga produksi radikal bebas tidak semakin banyak.
  • Mengonsumsi makanan yang tinggi antioksidan, diantaranya buah-buahan golongan citrus, sayuran berwarna hijau gelap, kacang-kacangan, telur, hati, susu, teh hijau, tomat, olahan gandum, daging sapi, unggas, dan olahan makanan hasil laut (sea food).

So, mulai lakukan pencegahan sedini mungkin ya! Lawan radikal bebas dengan merubah gaya hidup dan pola makan menjadi lebih sehat. Selain itu, selalu penuhi kebutuhan antioksidanmu, terutama dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang memiliki kaya akan antioksidan. Stay healthy, Sobat RK!

 

Baca Juga :

Diabetes Mellitus Bisa Memengaruhi Kesuburan Pria dan Wanita

Khasiat Kombinasi Antioksidan Untuk Peningkatan Kesuburan Pria

Kesuburan Wanita Bisa Ditingkatkan dengan 5 Buah Ini, Loh!

Comments

Seorang Ahli Gizi yang memiliki minat besar terhadap menulis dan ingin berbagi informasi seputar gizi dan kesehatan. Sangat menyukai pepatah ini, ‘Whatever you are, be a good one’.