RKpx 3748 : 0 - 0 - 0 - 0 Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Covid-19

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Covid-19

pentingnya-kesehatan-mental-di-tengah-pandemi-covid-19-dan-cara-mengatasinya
Bagikan via Whatsapp!
Rahasia Kesuburan -

Berdasarkan data yang diperoleh dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hingga saat ini, Indonesia memiliki 130.718 (+ 1.942 kasus) terkait Pandemi Covid-19. Kemudian, terdapat 39.017 masyarakat Indonesia yang sedang dalam perawatan, 85.798 orang sembuh, dan 5.903 orang meninggal. Tentunya hal ini membuat warga masyarakat Indonesia semakin khawatir karena bahaya dari Pandemi Covid-19.

pentingnya-kesehatan-mental-di-tengah-pandemi-covid-19-dan-cara-mengatasinya (2)
Grafik gabungan perkembangan kasus Pandemi Covid-19 per-hari di Indonesia hingga Bulan Agustus 2020 (Sumber: https://covid19.go.id/peta-sebaran)

Penting tidak menjaga kesehatan mental di tengah Pandemi Covid-19?

pentingnya-kesehatan-mental-di-tengah-pandemi-covid-19-dan-cara-mengatasinya (3)

Menjaga kesehatan fisik secara ekstra memang sudah menjadi tanggungjawab kita. Namun, bukan berarti kesehatan mental kita acuhkan, lho Sahabat RK! Tidak hanya rasa takut, efek psikologis yang ditimbulkan pun bisa berdampak serius. Ditambah lagi anjuran untuk diam di rumah serta kebijakan social distancing, yang kini disebut physical distancing, sedikit banyak menimbulkan jarak secara emosional antara keluarga, sahabat, rekan kerja, teman, atau umat persekutuan di tempat ibadah yang dapat saling memberi dukungan.

Di samping itu, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia memberikan layanan permasalahan psikologis secara online. Langkah tersebut dapat diakses masyarakat dengan mengakses laman www.pdskji.org. Dokter Lahargo Kembaren, Sp.KJ (Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) menyatakan pada layanan tersebut, sekitar 1.522 pengakses memanfaatkan layanan sejauh ini. Tiga masalah psikologis yang ditemui yakni kondisi cemas, depresi dan trauma psikologis. Dari jumlah pengakses layanan menunjukkan 63% dari mereka mengalami kecemasan dan 66% depresi. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization) sendiri mengakui bahwa pandemi ini menimbulkan stres bagi seluruh penduduk di muka bumi 

Sekarang kamu sudah tahu kan jawabannya? Sangat penting untuk menjaga kesehatan mental di tengah Pandemi Covid-19.

Gangguan kesehatan mental apa saja yang mungkin terjadi karena Covid-19?

pentingnya-kesehatan-mental-di-tengah-pandemi-covid-19-dan-cara-mengatasinya (4)

Tekanan yang berlangsung selama pandemi ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental berupa:

  1. Ketakutan dan kecemasan yang berlebihan akan keselamatan diri sendiri maupun orang-orang terdekat
  2. Perubahan pola tidur dan pola makan
  3. Bosan dan stres karena terus-menerus berada di rumah, terutama pada anak-anak
  4. Sulit berkonsentrasi
  5. Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan
  6. Memburuknya kesehatan fisik, terutama pada penderita penyakit kronis, seperti diabetes dan hipertensi
  7. Munculnya gangguan psikosomatis

Bagaimana cara menjaga kesehatan mental di tengah Pandemi Covid-19?

pentingnya-kesehatan-mental-di-tengah-pandemi-covid-19-dan-cara-mengatasinya (5)

Menurut Dr. Lahargo Kembaren, Sp.KJ, selaku Perwakilan Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, ada beberapa cara yang dapat diterapkan agar kesehatan mentalmu tetap terjaga di tengah semakin bertambahnya kasus Pandemi Covid-19, yakni seperti:

  1. Menarik diri sejenak dari informasi yang berlebihan terkait Pandemi Covid-19. Informasi tersebut yang belum diketahui kebenarannya dapat memicu kecemasan. ”Kita dapat mengurangi kecemasan dengan membatasi menonton, membaca, atau mendengarkan informasi yang berlebihan.”, ungkap Dr. Lahargo.
  2. Menyaring informasi yang diperoleh terkait Pandemi Covid-19. Masyarakat sebisa mungkin mencari informasi yang akurat dari sumber terpercaya. Menerima informasi dari sumber yang keliru dapat menambah kecemasan dan kekhawatiran sehingga hal ini akan berdampak pada kesehatan jiwa.
  3. Melakukan hal-hal positif (seperti menghindari rokok, tidak mengonsumsi alkohol dan narkoba).
  4. Berkonsultasi dengan seseorang yang dapat menangani kesehatan mental atau jiwa secara profesional seperti: psikiater, psikolog, konselor dan lainnya untuk mendapatkan pertolongan yang cepat dan tepat. Hal ini boleh dilakukan apabila kamu merasakan stres atau perasaan yang tidak nyaman.
  5. Melakukan teknik keterampilan seperti relaksasi dengan cara menarik napas dalam.
  6. Menciptakan suasana aman di lingkungan keluarga dan ajak mereka untuk melakukan aktivitas yang produktif.

Selain itu, ada cara lain untuk mengatasi kesehatan mentalmu (dalam hal ini rasa cemas) di masa Pandemi Covid-19, seperti: Berkomunikasi dengan keluarga yang tinggal jauh darimu, sanak saudara, teman, sahabat, atau siapapun. Dengan koneksi internet, kita masih bisa menghubungi mereka dan bisa membicarakan apapun, tertawa bersama mereka serta berbagi perasaan yang sedang kamu alami di tengah pandemi ini. Komunikasi semacam ini dapat menjaga kesehatan mentalmu selama masa karantina, jadi manfaatkan alat teknologi yang kamu miliki ya!

Comments