Keguguran Tanpa Kuret Atau Dengan Kuret? Apa Bedanya ?

Keguguran Tanpa Kuret Atau Dengan Kuret? Apa Bedanya ?

keguguran-tanpa-kuret-atau-dengan-kuret-apa-bedanya
Bagikan via Whatsapp!

Rahasia Kesuburan -

Keguguran bisa terjadi pada semua kehamilan. Selain menyakitkan, keguguran dapat menyebabkan perdarahan yang luar biasa. Keguguran dibedakan menjadi dua, yakni keguguran tanpa kuretase (kuret) dan keguguran dengan kuretase.

Kehamilan dikatakan keguguran bila janin meninggal atau berhenti berkembang sebelum usia 20 minggu. Pada kondisi ini maka secara alamai janin akan dikeluarkan dari rahim. Terdapat beragam penyebab keguguran, mulai dari adanya kelainan kromosom sehingga janin berhenti tumbuh, terpapar racun, infeksi, gangguan fisik atau berat badan berlebih pada ibu hamil, hingga usia ibu hamil yang terlalu muda atau terlalu tua.

Tidak semua keguguran harus ditangani dengan kuret. Pada kondisi normal setelah keguguran tubuh akan melakukan pembersihan secara alami, dimana rahim mengeluarkan sisa-sisa janin. Namun, pada sebagian wanita pembersihan janin tidak terjadi atau tidak tuntas sehingga diperlukan proses manual untuk melakukannya. Sehingga, rahim kembali dalam kondisi semula dan siap menerima kehadiran janin yang baru.

Kondisi Yang Memerlukan Kuret.

  • Ibu yang mengalami pendarahan sangat berat akibat tertahannya jaringan kehamilan di dalam rahim.
  • Terjadi infeksi rahim akibat jaringan rahim yang masih tertahan.
  • Jaringan rahim atau sisa janin masih didalam meskipun pendarahan telah berhenti dan rahim atau saluran rahim telah menutup.
  • Janin telah dinyatakan meninggal melalui tes ultrasound
  • Jika setelah melalui proses alami ternyata melalui tes rahim belum sepenuhnya bersih

Keguguran Dengan Kuret.

Keguguran yang tidak lengkap atau tidak keluar dengan sempurna dan masih ada sisa-sisa di dalam rahim. Kuretase atau dikenal dengan kuret bertujuan untuk membantu ibu hamil untuk dapat mengeluarkan sisa sisa jaringan pasca keguguran.

Bila Dokter atau Bidan menyatakan ibu hamil harus melakukan kuret, maka hal ini sebaiknya dilakukan dengan cepat agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut pada ibu hamil pasca keguguran.

Baca juga:  Lebih dari 50 Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Kehamilan

Keguguran Tanpa Kuret.

Secara alami saat keguguran yang terjadi sebelum usia  20 minggu tidak memerlukan penanganan berlebihan. Karena, uterus atau Rahim akan berkontraksi secara alami untuk membersihkan isi didalamnya.

Jika perdarahan sudah tidak ada dan tidak ada keluhan lain seperti sakit perut , mulas dan sebagainya maka kemungkinan kondisi rahim ibu hamil paska keguguran telah pulih. Namun, bahwa semua jaringan janin sudah bersih tanpa adanya komplikasi rahim hanya bisa dipastikan dengan tes medis seperti pemeriksaan USG. Konsultasikan dengan dokter atau bidan untuk keterangan lebih lanjut.

Berapa Lama Prosesnya?

Waktu yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membersihkan rahim dari kotoran, sel sel serta jaringan pasca keguguran adalah 3­4 minggu. Lamanya proses tersebut berbeda-beda tergantung dari seberapa banyak jaringan yang tertinggal di dalam rahim.

Bagaimana Ciri-cirinya?

Ciri-ciri rahim yang sedang mengalami proses pembersihan umumnya ditandai dengan flek cokat serta pendarahan, secara medis pendarahan ini normal terjadi selama 3­4 mingguan. Bila ibu hamil mengalami pendarahan setelah keguguran selama lebih dari 4 minggu, maka segera periksa ke bidan atau dokter.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Bersih?

Apabila rahim tidak bersih dapat menyebabkan infeksi, mual, pusing, haid tidak teratur, kista dan tumor rahim. Untuk memastikan apakah rahim sudah bersih maka ibu hamil sebaiknya melakukan USG untuk memastikan hasilnya.

Bagimanakah Tanda Keguguran Tanpa Kuret Dinyatakan Bersih?

Keluar lendir coklat belum tentu menandakan adanya sesuatu yang berbahaya, namun sebaiknya ibu hamil berkonsultasi dengan ke bidan atau dokter. Penting untuk ibu hamil memastikan bahwa kondisi tersebut bukanlah hal yang serius. Kemungkinan untuk beberapa penyebab keluarnya lendir coklat bisa menjadi pertanda medis seperti :

  • Tanda awal menstruasi.
  • Sisa darah yang luruh paska keguguran.
  • Infeksi menular.
  • Iritasi pada miss v.
  • Lainnya.
Baca juga:  Diabetes Mellitus Bisa Memengaruhi Kesuburan Pria dan Wanita

Bila anda mengalami keluar lendir atau flek, meskipun dokter atau bidan telah menyatakan kondisi rahim anda telah bersih maka sebaiknya Mamy melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui jenis penyebab keluhan. Dokter akan melakukan tes medis seperti USG, tes spekulum, papsmear dll untuk mendapatkan informasi akurat mengenai kesehatan organ intim Mamy.

Resiko Bila Tidak Melakukan Kuret.

Bila Mamy dinyatakan harus melakukan kuret dan Mamy memilih untuk tidak melakukannya, maka ada beberapa resiko yang mungkin terjadi sebagai berikut :

1. Masalah Kesehatan Rahim.

Terjadinya gangguan pada rahim karena jaringan yang mungkin tidak bersih. Gangguan ini bisa menyebabkan penyakit tertentu yang bisa muncul dalam waktu yang cepat maupun lambat.

2. Kanker Rahim.

Selalu ada resiko kanker dalam jangka panjang. Hal ini disebabkan karena jaringan yang tidak bersih dalam rahim telah tumbuh menjadi jaringan abnormal.

3. Kista.

Adanya jaringan yang tidak bersih pada rahim juga bisa menyebabkan kista. Kista biasanya akan lebih mudah cepat tumbuh setelah tahap ini. Bahaya kista yang paling parah adalah ketika kista bisa berkembang terus dan berubah menjadi penyakit yang lebih serius atau bahkan menghalangi proses kehamilan selanjutnya.

 

Baca Juga :

Hal Yang Perlu Anda Ketahui Perbedaan Miom Dan Kista, Serta Cara Menanganinya

7 Tips Menghilangkan Rasa Sakit Endometriosis Pada Wanita Dengan Mengubah Gaya Hidup

Apakah Wanita Yang Menderita PCOS Tetap Bisa Hamil?