RKpx 204 : - - - Kenali Penyebab Sulit Memperoleh Keturunan Yang Terjadi Oleh Pasutri

Penyebab Sulit Memperoleh Keturunan Yang Terjadi Oleh Pasangan Suami Istri

Penyebab Risiko Sulit Untuk Memperoleh Keturunan Yang Terjadi Oleh Pasangan Suami Istri
Bagikan via Whatsapp!
Rahasia Kesuburan -

Infertilitas atau ketidakmampuan untuk segera memperoleh keturunan ketika anda sudah melakukan kegiatan bercinta, secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi selama 1 tahun.

Tetapi belum mampu hamil atau memperoleh keturunan ini hanya dapat didiagnosis langsung oleh dokter. Jika anda belum pernah didiagnosis tandanya anda mampu untuk hamil, hanya saja anda memiliki beberapa masalah yang dapat meningkatkan risiko infertilitas pada pasangan anda. Hal inilah yang menyebabkan para pasangan terasa sulit untuk memperoleh kehamilan padahal bukan berarti tidak mungkin terjadi.

Namun, Infertilitas masih sering dianggap tabu untuk dibicarakan. Sehingga hal ini jarang sekali untuk dibicarakan secara terbuka. Padahal, kondisi ini penting untuk dibicarakan agar pasangan suami istri bisa mendiskusikan perjuangan mereka untuk memperoleh keturunan. Oleh sebab itu, masalah pada infertilitas dapat memberikan dampak yang cukup besar. Tidak mematikan, tetapi prosesnya dapat menjadi beban psikologis bagi setiap pasangan suami istri. Sehingga, peran dukungan keluarga, kerabat, dan pasangan sendiri sangat berpeluang besar untuk keberhasilan keluar dari masalah infertilitas.

Di Indonesia terdapat sekitar tiga juta pasangan suami istri yang memiliki masalah infertilitas atau tidak bisa memperoleh keturunan. Hingga saat ini wanita selalu dikatakan sebagai penyebab mereka sulit memperoleh keturunan. Padahal wanita saja hanya menyumbangkan 40% angka infertilitas, 30% nya lagi diderita oleh pria dan bahkan 30% nya lagi disebabkan dari faktor pria dan wanita. Lalu, apa saja yang menyebabkan para pasangan suami istri sulit untuk memperoleh keturunan? simak dibawah ini yuk !

1. Penyebab risiko infertilitas yang terjadi oleh wanita :

A. Menopause Dini.

Menopause dini biasanya terjadi sebelum wanita berusia 40 tahun. Penyebabnya bisa saja terjadi karena faktor genetik. Gejala menopause dini antara lain tidak memiliki menstruasi yang teratur, miss v kering, sulit mengendalikan buang air kecil atau gangguan kandung kemih, dan kulit, mulut atau mata menjadi lebih kering.

B. Endometriosis.

Pada saat anda mengalami menstruasi,  jaringan endometriosis akan tetap luruh tetapi tidak dapat keluar melalui miss v. Melainkan mengendap disekitar organ tubuh yang ditumbuhi jaringan tersebut. Hal ini dapat menyebabkan nyeri panggul kronis saat mengalami menstruasi dan dapat memicu terjadinya kista endometriosis. Namun, umumnya penyakit ini tidak tergolong mematikan, akan tetapi nyeri yang dirasakan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

C. Polycystic Ovary Sindrome (PCOS).

Wanita dengan PCOS memiliki masalah ketidakseimbangan hormon dan gangguan metabolisme yang dapat mempengaruhi faktor kesuburan wanita. Pada gangguan ini menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur dan dapat memicu tumbuhnya kista yang mengakibatkan sulit untuk memperoleh keturunan.

D. Tuba Fallopi Tersumbat.

Penyumbatan pada tuba fallopi merupakan salah satu penyebab seorang wanita sulit untuk hamil. Hal ini dikarenakan, tuba fallopi tersumbat sel telur tidak bisa bergerak lebih jauh untuk bisa dijangkau oleh spermatozoa. Sehingga hasilnya, pembuahan tidak bisa terjadi dan seorang wanita tentu akan sulit untuk memperoleh keturunan.

2. Penyebab risiko infertilitas yang terjadi oleh pria :

A. Ejakulasi Dini.

Ejakulasi dini adalah suatu kondisi ketika seorang pria ejakulasi atau mengeluarkan spermatozoa terlalu cepat saat melakukan hubungan intim. Kondisi ini dapat mengakibatkan tidak tercapainya klimaks atau kepuasan bercinta pada pasangan atau pada pria itu sendiri.

B. Merokok.

Sebuah penelitian di Iran menunjukkan, bahwa banyak pria yang mandul atau mengalami gangguan kesuburan karena kebiasaan merokok yang terlalu berlebihan. Selain itu, kualitas spermatozoa para perokok juga jauh lebih rendah dibandingkan pria yang tidak pernah merokok.

C. Varikokel.

Terjadinya pelebaran pembuluh darah dalam skrotum dan mencegah darah mengalir dengan baik. Varikokel terdapat pada sekitar 15-40 persen dari para pria yang sedang melakukan evaluasi masalah kesuburan.

D. Impotensi.

Impotensi atau disfungsi ereksi adalah kondisi ketika alat kelamin pria yang sulit bertahan di posisi ereksi. Impotensi merupakan masalah bercinta yang cukup umum di kalangan pria. Sebagian besar kasus tersebut dialami oleh pria yang telah berumur 40 tahun ke atas.

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk menghindari atau menurunkan faktor risiko terjadi infertilitas, diantaranya sebagai berikut :

A. Mulailah mengubah gaya hidup anda menjadi lebih sehat.

B. Ketahui dan segera obati penyebab atau faktor penghambat infertilitas pada wanita dan pria.

C. Mengobati infeksi pada organ reproduksi, misalnya infeksi prostat dapat menghambat pendistribusian spermatozoa dan menyebabkan infertilitas pada pria.

D. Menghindari bahan atau senyawa yang dapat menyebabkan penurunan kualitas jumlah dari  dan sel telur, seperti kebiasaan merokok dan minum alkohol, serta terkena paparan radiasi.

 

Cari Solusi Masalahmu Bersama Kami

 

Baca Juga :

Inilah Cara Wanita Agar Tetap Subur Setiap Bulannya

Pilihan Makanan Untuk Optimalkan Spermatozoa Yang Berkualitas

Mengetahui Pentingnya Masa Subur Pada Wanita Yang Ingin Hamil

Comments

Leave a Reply