RKpx 547 : - - - Konstipasi, Si Masalah Yang Sering Muncul Pada Ibu Hamil

Konstipasi, Si Masalah Yang Sering Muncul Pada Ibu Hamil

Konstipasi, Si Masalah yang Sering Muncul Pada Ibu Hamil
Bagikan via Whatsapp!
Rahasia Kesuburan -

Kehamilan merupakan suatu periode perubahan yang transformatif. Dimana,  tubuh seorang wanita akan mengalami perubahan fisik maupun perubahan psikologis akibat pengaruh dari peningkatan hormon.

Tentu saja semua perubahan tersebut dapat menyebabkan timbulnya beragam keluhan dan masalah. Salah satu masalah umum yang dialami oleh ibu hamil adalah sembelit atau konstipasi.

 Apa Itu Konstipasi?

Konstipasi adalah penurunan frekuensi buang air besar disertai perubahan karakteristik feses yang menjadi keras sehingga sulit dikeluarkan dan menyebabkan kesakitan pada penderitanya. Dimana, 2 dari 5 ibu hamil mengalami masalah konstipasi.

Pada Ibu hamil biasanya sembelit atau konstipasi terjadi karena adanya perubahan hormon dan tubuh yang berpengaruh pada sistem pencernaan. Jika, Ibu hamil yang mengalami konstipasi apabila tidak segera ditangani dengan cepat maka akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Bahkan bisa juga menyebabkan ambeien pada ibu hamil.

Apa Penyebab Konstipasi Pada Kehamilan ?

Kejadian konstipasi pada ibu hamil salah satunya disebabkan karena usia kehamilan. Pada ibu hamil biasanya dianjurkan untuk mengkonsumsi tablet Fe karena pada ibu hamil khususnya trimester II terjadi hemodilusi atau terjadinya pengenceran darah pada ibu hamil, sehingga harus mengkonsumsi tablet Fe. Akan tetapi, ada beberapa efek samping dari tablet Fe yaitu konstipasi. Bahwa dalam zat besi mengandung Cupri Sulfat dan mangan sulfat merupakan biokatalisator yang merangsang jaringan pembentukan darah dalam tubuh.

Menurut Hunter (2005), bahwa suplemen zat besiatau Fe menyebabkan gangguan pergerakan usus, sehingga menyebabkan tonus otot menurun yang dapat memperlambat gerakan peristaltik usus akibatnya tinja kehitam-hitaman, tinja keras, kering, kadang berdarah, dll.

Tips Atasi Konstipasi Pada Ibu Hamil.

Penanganan konstipasi terdapat 2 cara yaitu dengan cara farmakologis dengan cara memberikan obat pencahar atau dengan nama lain obat laksatif dan cara non farmakologis. Nah, bagi Anda yang mengalami sembelit saat hamil, jangan panik ya.

Baca juga:  Jelas Berbeda! Kenali 5 Tanda Vertigo VS Sakit Kepala Biasa

Berikut ini beberapa tips penanganan konstipasi non farmakologis yang bisa Anda lakukan :

1. Konsumsi Makanan Tinggi Serat.

Pada umumnya, konstipasi pada masa kehamilan dapat diatasi dengan melakukan penyesuaian pola makan. Makanan kaya serat (30-35%), misalnya gandum, buah-buahan dan sayuran dapat meringankan konstipasi. Namun, mengkomsumsi makanan kaya serat dalam jumlah besar secara tiba-tiba dapat menyebabkan perut terasa tidak enak dan bisa mengakibatkan kembung.

2. Minum Air Putih Yang Banyak.

Minum air putih yang banyak penting bagi ibu hamil. Selain, karena ibu hamil memang lebih mudah terkena dehidrasi, kekurangan cairan juga dapat menyebabkan sembelit. Ketika sembelit, secara langsung otak akan mengontrol usus besar untuk menyerap lebih banyak air dari makanan yang dikonsumsi ibu. American Pregnancy Association (APA) menyarankan penting bagi ibu hamil untuk minum air putih setidaknya 10 sampai 12 gelas per hari. Kombinasi antara minum air putih yang banyak dan konsumsi makanan berserat tinggi dapat melancarkan Buang Air Besar (BAB).

3. Lakukan Aktivitas Fisik Yang Cukup.

Aktivitas fisik dalam kehamilan mempunyai banyak keuntungan. Aktivitas fisik selama kehamilan tidak dilarang selama tidak ada kondisi tertentu yang dapat membahayakan kehamilan. Olahraga dapat membantu menjaga kondisi fisik ibu hamil dengan meningkatkan volume aliran darah, meningkatkan kekuatan otot diafragma untuk bernafas, dan membantu flekbilitas otot-otot.

Selain itu, aktivitas fisik pada ibu hamil juga dapat mempengaruhi proses pembuangan karena akan memengaruhi otot di bagian usus yang membantu kelancaran proses defekasi alias pembuangan. Hal ini membuat proses gerakan peristaltik pada daerah usus dapat bertambah baik sehingga BAB menjadi lancar.

4. Kurangi Suplemen Kehamilan yang Mengandung Zat Besi

Menurut APA, suplemen zat besi yang berlebihan dapat menyebabkan ibu hamil menajadi sembelit. Kehadiran zat besi dapat membuat penyerapan di usus jadi berlebihan. Dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang, ibu hamil bisa untuk mendapatkan zat besi alami. Jika, ibu hamil merasa kekurangan zat besi seperti anemia, bisa konsultasikan dulu ke dokter kandungan, ya !

Baca juga:  Berapakah Usia yang Tepat Untuk Bunda Hamil?
5. Konsumsi Suplemen Fiber Tambahan

Kalau ibu hamil sudah merasa makan dan minumnya baik, plus olahraga teratur tapi masih merasa sembelit, Strydom merekomendasikan untuk mengkonsumsi suplemen tambahan yang mengandung serat tinggi. Tentunya, yang aman bagi ibu hamil.

Baca Juga : 

Ingin Segera Hamil ? Inilah 5 Konsumsi Makanan Yang Baik Untuk Kesuburan Kandungan

Ternyata Menerapkan Pola Hidup Sehat, Bisa Membuat Anda Cepat Hamil !

Lakukan Tips Berikut Ini Agar Anda Cepat Memiliki Keturunan

Comments
1. Naluri ke ibuan menjadi lebih peka

Seorang ahli gizi lulusan tahun 2008. Lewat artikel, senang membantu mereka yang sedang mengatasi masalah kesehatannya.

Leave a Reply