fbpx

Informasi Kehamilan 1 Bulan : Terjadinya Perubahan Hormon Dan Morning Sickness

Informasi Kehamilan 1 Bulan : Terjadinya Perubahan Hormon Dan Morning Sickness
Bagikan via Whatsapp!
Rahasia Kesuburan -

Saat memasuki usia kehamilan 1 bulan, Yang terjadi pada anda belum terlihat seperti orang yang sedang hamil. Namun, mungkin beberapa ibu telah merasakan gejala-gejala tertentu, seperti terlambatnya datang bulan, merasakan mual dan muntah, atau lebih sering dikenal sebagai morning sickness.

Pembuahan biasanya terjadi sekitar dua minggu setelah hari pertama haid terakhir, di sekitar masa-masa setelah tubuh memproduksi sel telur. Hingga saat mencapai usia kehamilan 1 bulan, bentuk pada janin masih merupakan kumpulan sel sel yang bisa disebut embrio, yang terus membelah diri dan berkembang untuk menjadi bayi kecil di bulan-bulan berikutnya.

Bagaimana, Pertumbuhan Pada Janin Saat Usia Kehamilan 1 Bulan ?

Saat memasuki usia kehamilan dalam 1 bulan atau 4 minggu, Pada sang bayi masih menyerupai seperti bentuk titik kecil dengan ukuran panjang sekitar 0,2 cm. Sel-sel dalam embrio mengelompokan untuk kemudian dapat berkembang menjadi bagian-bagian tubuh.

Memasuki Usia Kehamilan Usia 4 Minggu

Memasuki usia kehamilan 4 minggu, pada embrio sudah mulai berkembang dalam rahim. Sel-sel terluar mulai membentuk jaringan ke suplai darah sang ibu. Sementara sel-sel bagian dalam terbentuk menjadi dua, lalu tiga lapisan, hingga kemudian berkembang menjadi tubuh bayi. Pada lapisan-lapisan tersebut yaitu :

A. Endoderm: adalah lapisan paling dalam yang terbentuk menjadi sistem pernapasan dan pencernaan, seperti paru-paru, usus, lambung dan kandung kemih.

B. Mesoderm: merupakan lapisan tengah yang berkembang menjadi otot, tulang, jantung, dan pembuluh darah.

C. Ektoderm: adalah lapisan luar yang kemudian menjadi sistem saraf, otak, enamel gigi, kuku, lensa mata dan kulit.

Pada minggu ini, embrio dapat melekat pada yolk sac yang mensuplai nutrisi ke janin. Pada beberapa minggu ke depan, fungsi ini kemudian akan digantikan oleh plasenta. Sel-sel plasenta yang berkembang pada dinding rahim ini menyediakan aliran darah yang memastikan agar janin mendapat cukup nutrisi dan oksigen.

Baca juga:  Ternyata Menerapkan Pola Hidup Sehat, Bisa Membuat Anda Cepat Hamil !

Memasuki Usia Kehamilan 5 minggu

A. Pada masa ini umumnya wanita baru mulai menyadari bahwa mereka hamil karena terjadinya terlambat datang bulan.

B. Sistem saraf bayi dan organ-organ utama mulai berkembang.

C. Terbentuk tabung hampa atau tuba neural sebagai perkembangan lapisan ektoderm yang kemudian akan menjadi saraf tulang belakang dan otak bayi. Kelainan pada bagian akhir tuba neural dapat berujung pada spina bifida atau cacat tabung saraf.

D. Sementara, kelainan pada bagian kepala tuba neural mengakibatkan anencephaly atau kondisi ketika tempurung kepala tidak terbentuk dengan baik.

E. Jantung dan pembuluh darah sudah mulai terbentuk. Pada saat ini, sirkulasi darah sudah mulai bekerja. Sebuah pembuluh darah akan mengalami pembentukan, yang kemudian berkembang menjadi tali pusat, untuk menghubungkan sirkulasi darah bayi dengan sang ibu.

Memasuki Usia Kehamilan 6 minggu

A. Embrio mulai berbentuk sabit dan memiliki ekor sehingga terlihat seperti kecebong dengan kulit tipis yang tembus pandang.

B. Terbentuk tonjolan pada ujung tuba neural yang akan berkembang menjadi kepala dan otak.

C. Saat dilakukannya pemeriksaan USG, Pada jantung dapat mulai terlihat berdenyut.

D. Bakal kaki dan lengan sudah mulai tampak.

E. Terdapat cekungan kecil pada kedua sisi kepala yang akan berkembang menjadi telinga. Juga terdapat daerah dengan permukaan yang menebal, yang akan berkembang menjadi mata.

F. Jantungnya telah berdetak 150 denyutan per menit.

Memasuki Usia Kehamilan 7 minggu

A. Pada embrio telah berkembang menjadi 10 mm.

B. Otak telah berkembang dengan pesat sehingga, membuat kepala bertumbuh lebih cepat dan berukuran lebih besar dibandingkan sebelumnya.

C. Embrio terlihat memiliki dahi berukuran besar dengan mata dan telinga bagian dalam yang terus berkembang.

Baca juga:  Informasi Kehamilan 3 Bulan : Sang Bayi Sudah Dapat Mendengar

D. Tulang rawan mulai terbentuk dan mulai berkembang menjadi tulang lengan dan kaki.

E. Sel-sel saraf mulai menggandakan diri dan berkembang menjadi sistem saraf.

Perubahan Yang Terjadi pada Saat Memasuki Usia kehamilan 1 Bulan

Di usia kehamilan 3 minggu, umumnya banyak yang masih belum menyadari bahwa dirinya hamil karena tidak merasakan gejala apa-apa. Namun, sebagian wanita mungkin akan merasakan peningkatan volume cairan miss v, sedikit kram, nyeri pada punggung dan sakit kepala.

Saat usia kehamilan 7 minggu, rahim anda telah berkembang menjadi seukuran lemon. Anda mungkin akan merasa menjadi lemas, mudah lelah, payudara terasa membesar dan merasakan nyeri, serta lebih sering ingin buang air kecil.

Sekitar 90% wanita hamil merasakan mual dan muntah di awal masa kehamilan, yang dikenal dengan istilah morning sickness. Gejala tersebut merupakan pertanda bahwa hormon dalam tubuh anda cukup untuk mendukung kehamilan. Wanita yang mengalami mual di awal masa hamil dapat memiliki risiko lebih rendah dalam mengalami keguguran dibandingkan mereka yang tidak mengalami mual saat di awal masa hamil. Meski tidak berarti bahwa wanita yang tidak mual, tidak bisa dengan mudah mendapatkan kehamilan yang sehat.

Lalu, Hal Apa Saja Yang Perlu Untuk Diperiksakan?

Anda mungkin dapat mencoba menjalani pemeriksaan kehamilan dengan testpack lebih dari satu kali. Sebagian wanita perlu menunggu hingga 2-3 minggu setelah terlambat datang bulan agar kadar hormon kehamilan cukup tinggi untuk mudah terdeteksi. Setelah hasilnya diperika positif hamil, sebaiknya anda dan pasangan segera berkonsultasi kepada dokter kandungan.

Beberapa wanita dapat merasakan gejala morning sickness yang lebih parah dibandingkan yang lain, hingga tak mampu melakukan aktivitas yang normal. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya depresi, bahkan bisa mengganggu kesehatan ibu hamil dan janin.

Baca juga:  Inilah 6 Manfaat Menyusui Bayi Bagi Kesehatan Sang Ibu

Mual di awal masa kehamilan juga dapat menjadi sangat parah, atau lebih dikenal sebagai hiperemesis gravidarum (HG). Situasi ini juga dapat ditandai dengan adanya frekuensi muntah yang tinggi, tidak dapat makan dan minum serta mengalami penurunan pada berat badan. HG juga dapat berpengaruh kepada kesehatan bayi yang berada didalam kandugan. Oleh sebab itu, jika pada mual sudah sangat mengganggu, segeralah periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan tepat.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Pada Saat Hamil 1 Bulan

Berikut ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan dan perlu dihindari pada saat hamil 1 bulan :

A. Jika morning sickness tidak terlalu mengganggu anda, teruslah aktif untuk berolahraga agar membuat tubuh menjadi tetap bugar. Pilihlah olahraga yang sesuai untuk anda dimasa kehamilan.

B. Ingatlah bahwa janin anda akan ikut mengonsumsi dan mendapat dampak dari semua yang anda konsumsi. Hindari rokok, kafein, obat-obatan terlarang, minuman keras dan makanan tertentu. Seperti, makanan mentah yang dapat membahayakan bagi pertumbuhan janin.

C. Konsultasikan juga semua obat-obatan yang sedang atau akan dikonsumsi, baik obat bebas maupun yang diresepkan.

D. Perubahan gaya hidup, seperti menghindari rokok dan minuman keras, juga berlaku bagi pasangan anda. Asap rokok yang dihirup ibu hamil akan berdampak buruk bagi kesehatan janin.

E. Konsumsi suplemen asam folat untuk ibu hamil, yang juga mengandung zat besi.

Meski belum banyak perubahan yang tampak pada tubuh anda pada masa kehamilan 1 bulan, sudah banyak perubahan yang terjadi di dalam rahim. Memasuki usia kehamilan 2 bulan nanti, volume darah dalam tubuh akan meningkat 40-50 persen. Sementara, bakal anggota tubuh akan makin nampak pada embrio.

Comments